Masukkan password untuk membuka dashboard map interaktif.
Pahami sebaran customer, demand cabang, kekuatan coverage, dan skenario calon cabang baru dalam satu dashboard agregat.
Empat lensa analitik untuk membaca customer Prossi dari berbagai sudut.
Map hanya menampilkan pola wilayah, cabang, dan area coverage secara agregat. Tidak ada nama pasien, alamat lengkap, nomor HP, atau titik rumah customer individual.
Dashboard ini bantu kita baca sebaran customer Prossi tanpa ribet. Intinya ada 4 lens: 🧭 customer pertama kali masuk lewat cabang mana, 🛒 customer benar-benar transaksi di cabang mana, 📍 area mana yang dekat/jauh dari cabang Prossi, dan 🎯 simulasi titik calon cabang baru.
Fitur ini buat lihat customer pertama kali “kenal Prossi” dari cabang mana, lalu domisili/KTP mereka tersebar di area mana.
Output: peta kecamatan yang menyala, ranking wilayah, dan total customer per area.
Business question: cabang mana yang paling kuat narik customer baru, dan area mana yang cocok buat awareness campaign?
Fitur ini buat lihat customer yang actual transaksi di cabang tertentu dalam periode tanggal yang dipilih. Jadi bukan cabang pertama, tapi cabang yang benar-benar dikunjungi.
Output: asal domisili/KTP customer yang datang ke cabang tersebut pada periode transaksi yang dipilih.
Business question: customer cabang ini datang dari area mana, segment-nya single branch atau multi branch, cabang mana yang overlap secara historis, dan area mana yang perlu follow-up untuk campaign/jadwal/treatment?
Fitur ini buat lihat area customer yang dekat atau jauh dari cabang Prossi terdekat. Data customer tetap berbasis Cabang Pertama.
Output: bubble area, range jarak, cabang terdekat, dan area potensial untuk monitoring.
Business question: area mana yang sudah ke-cover, area mana yang masih jauh, dan area mana yang perlu dimonitor untuk campaign lokal, edukasi rute, atau studi ekspansi lanjutan?
Fitur ini adalah what-if coverage. User klik tombol Taruh Titik Simulasi, lalu klik lokasi calon cabang di map.
Output: latitude/longitude titik simulasi, radius simulasi, customer yang lebih dekat ke titik simulasi, kecamatan terdampak, dan rata-rata jarak lebih dekat.
Business question: kalau ada cabang simulasi di titik ini, area customer mana yang secara jarak berpotensi lebih mudah dijangkau?
Smart Insight di dashboard ini bukan chatbot AI. Dia adalah insight otomatis berbasis aturan sederhana dari data yang sedang difilter.
Simpelnya: dashboard baca angka yang muncul, lalu bikin ringkasan seperti area tertinggi, cabang dominan, data lokasi kosong, pola single/multi branch, atau area yang perlu follow-up.
Label Otomatis artinya insight dibuat dari rumus/rules di JavaScript, bukan dari Gemini/OpenAI, jadi hasilnya lebih stabil dan tidak ngarang.
Customer Cabang Pertama = unique customer berdasarkan cabang pertama kali transaksi.
Customer Transaksi = unique customer yang benar-benar transaksi di cabang terpilih pada periode tanggal yang dipilih.
Transaction Lines = jumlah baris transaksi, jadi ini bukan jumlah customer.
Data Lokasi Kosong = customer yang provinsi/kota/kecamatan/kelurahannya kosong atau namanya belum standar sehingga perlu dicek.
Area Terpetakan = jumlah area wilayah yang berhasil dipakai untuk peta/radius. Angka customer tetap membaca data utama, bukan cuma yang berhasil diplot di map.
Single Branch = customer yang tercatat hanya transaksi di satu cabang dalam data transaksi yang dianalisis.
Multi Branch = customer yang tercatat transaksi di lebih dari satu cabang. Ini dibaca sebagai pola lintas cabang, bukan alasan customer pindah cabang.
Kecamatan unik terdeteksi = jumlah kombinasi unik Provinsi + Kota/Kabupaten + Kecamatan yang muncul dari filter aktif.
Dashboard ini hanya menampilkan data agregat wilayah. Tidak menampilkan nama pasien, alamat lengkap, nomor HP, atau titik rumah customer individual.
Untuk Coverage Cabang, jarak dihitung dari titik tengah wilayah administratif/centroid ke cabang terdekat, bukan dari alamat rumah customer satu per satu.